Ribuan Petani di Sumsel Dilibatkan dalam Kegiatan Padat Karya P3-TGAI 2021

Sumseltimes.com – Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII merangkul ribuan petani di Sumsel untuk ikut bekerja dalam program pada karya melakukan perbaikan saluran, drainase, jembatan, dan bangunan air. 

Para petani di Sumsel diberdayakan dalam kegiatan padat karya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). 

Kepala BBWSS VIII, Birendrajana mengatakan padat karya merupakan program untuk membantu mengurangi angka pengangguran di tengah ketidakpastian perekonomian masyarakat pada masa pandemi covid-19.

Pada tahun ini ada sebanyak 350 lokasi P3-TGAI yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel. Yakni OKU Timur, Empat Lawang, OKI,  Pagaralam, Lahat, Lubuklinggau Musi Rawas, Banyuasin, OKU Selatan, dan Palembang. 

“Satu lokasi mendapatkan anggaran Rp195 juta yang ditransfer langsung dari pusat masuk ke rekening kelompok tani. Para pekerja ini semuanya para petani setempat,” katanya, Minggu (7/3/2021).

Birendrajana menjelaskan, program Padat Karya ini dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

Maka dari itu, para masyarakat yang hendak bekerja di program padat karya ini juga tidak dituntut memiliki skill khusus dalam bekerja. Terpenting pekerja tersebut merupakan penduduk lokal dan memiliki keinginan untuk bekerja.

“Program ini tidak masuk recofusing, karena kegiatan padat karya sangat membantu perekonomian masyarakat. Tahun ini untuk kegiatan P3-TGAI dianggarkan Rp68 Miliar,” jelasnya. 

Tak hanya para pekerja, dalam program padat karya P3-TGAI Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) juga diprioritaskan penduduk lokal lokasi pekerjaan. Satu orang TPM ini nantinya akan membawahi dua lokasi pekerjaan padat karya. 

“Dari pekerja sampai TPM semua harus penduduk lokal, program ini memang diprioritaskan untuk membantu perekonomian masyarakat. Apalagi saat ini masih dalam masa pandemi covid-19,” pungkasnya.

Editor: WW