Nilai Tukar Petani Sumsel Naik Signifikan di Maret 2021

Sumseltimes.com – Nilai Tukar Petani (NTP) Sumatera Selatan pada Maret 2021 tercatat sebesar 104,99 atau naik sebesar 2,91 persen dibanding NTP bulan sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel mencatat, kenaikan NTP ini dipengaruhi oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) yang mengalami kenaikan rata-rata sebesar 3,12 persen, sedangkan rata-rata Indeks yang Dibayarkan Petani (Ib) hanya mengalami kenaikan sebesar 0,20 persen.

Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih menyampaikan, kenaikan NTP Maret 2021 dipengaruhi oleh naiknya NTP pada subsektor perkebunan yang cukup tinggi sebesar 4,59 persen dan subsektor peternakan sebesar 0,51 persen. 

“Sedangkan subsektor yang mengalami penurunan yaitu tanaman pangan sebesar 1,94 persen, hortikultura 0,64 persen, perikanan secara umum 0,74 persen, perikanan Tangkap 0,08 persen dan perikanan budidaya 1,71 persen,” katanya, Jumat (2/4/2021).

Pada Maret 2021, lanjut Endang, di Sumsel terjadi inflasi perdesaan sebesar 0,17 persen yang disebabkan oleh naiknya rata-rata harga indeks di kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau yang naik sebesar 0,23 persen, Pakaian dan Alas Kaki 0,15 persen, Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah Tangga 0,24 persen.

Kemudian perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun 0,56 persen, kesehatan 0,14 persen. Informasi komunikasi dan jasa Kkeuangan 0,02 persen, Rekreasi, Olahraga dan Budaya 0,06 persen dan Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran 0,01 persen. 

Sedangkan untuk kelompok yang mengalami penurunan yaitu kelompok Transportasi  sebesar 0,18 persen dan Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya turun 0,02 persen.

“Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Sumsep Maret 2021 sebesar 105,77 atau naik sebesar 2,80 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya,” pungkasnya.

Editor: WW