Gubernur Sumsel: Inovasi Harus Dilakukan Atasi Kelangkaan Pupuk

Sumseltimes.com – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengaku perlu dilakukan terobosan dan inovasi yang ekstrem untuk mengatasi ketersediaan pupuk yang terbatas saat ini.

Menurutnya, subsidi pupuk yang selama ini diberikan sebaiknya diganti dengan pemberian subsidi untuk komoditas sehingga tidak ada lagi kekhawatiran terjadinya penyelewengan pupuk dan lain sebagainya. 

“Caranya kita inventarisir produknya berapa dan kebutuhan pupuk berapa? Itu dirupiahkan berapa ekuivalennya dan kita subsidikan di berasnya. Misal HPP Rp8300 kita subsidikan 1000 atau  berapa untuk pembelian pupuk jadi naik dari situ dari HPP,” kata Herman Deru, Jumat (9/4/2021).

Sementara itu Wakil Menteri Pertanian RI, Harvick Hasnul Qolbi saat kunjungan di Palembang, mengatakan, kehadirannya di Sumsel ini dalam rangka mengecek kecukupan stok pupuk bagi petani. Sebab menurutnya akan mustahil mewujudkan swasembada beras tanpa diiringi ketersediaan pupuk. 

“Agar petani lebih hemat dan kelangkaan pupuk selesai maka program Agrosolution ini hadir,” ujar Wamen Harvick. 

Diakui Harvick persoalan pupuk ini memang memerlukan penyelesaian khusus, terlebih Presiden juga memberikan atensi pada persoalan ini. 

“Mudahan program dari kawan-kawan ini berhasil mengatasi persoalan pupuk” jelasnya. 

Dari hasil kunkernya memantau ketersediaan pupuk memasuki musim tanam kedua April, Wamen mengaku melihat ketersediaan pupuk cukup sehingga para petani tak perlu khawatir. 

“Tinggal bagaimana soal distribusinya agar tepat sasaran sesuai dengan harapan kita semua,” papar Harvick. 

Di tempat yang sama, Dirut PT Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh menyambut baik kehadiran Wakil Menteri Pertanian RI. Menurutnya, Pusri siap mensupport karena tahun ini pihaknya ditugaskan tidak hanya memproduksi pupuk tapi juga melakukan pendampingan teknologi dan pengetahuan ke insan pertanian. 

“Insya Allah kami akan bersinergi dan kami juga akan mensupport cita-cita Gubernur Sumsel menjadi sentra penghasil beras terbesar di Indonesia,” pungkasnya.

Editor: WW