Dipicu Serempet Motor, Pemuda di Ogan Ilir Tewas Ditusuk

Sumseltimes.com – Tim Macan Sat Reskrim Polres Ogan Ilir dipimpin Kasat Reskrim AKP Robi Sugara bersama Unit Reskrim Polsek Pemulutan meringkus tersangka Nuzay (23 tahun) terkait kasus pembunuhan seorang pemuda. Motif pembunuhan itu dipicu persoalan serempetan sepeda motor di jalan.

Kapolres Ogan Ilir melalui Kasat Reskrim AKP Robby Sugara mengatakan korban pembunuhan yang dilakukan tersangka adalah M Iqbal (20), warga Dusun IV, Desa Palu, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (25/3/2021) pukul 17.00 WIB. Di mana saat itu korban sedang berjalan melintas di atas Jembatan Desa Ulak Aurstanding, Kecamatan Pemulutan Selatan dengan mengendarai sepeda motor.

Saat itu, korban membonceng teman perempuannya. Saat di atas jembatan tersebut, korban M Iqbal bertemu dengan tersangka Nuzay Tak disangka, tiba-tiba tersangka Nuzay mengeluarkan senjata tajam jenis badik dari balik pinggangnya.

Kemudian, pelaku secepat kilat langsung menusuk tubuh korban hingga terjatuh dari atas sepeda motornya. Melihat korban terjatuh, pelaku bukannya menghentikan aksi kejinya. Tersangka justru kembali menikamkan pisau ke tubuh korban hingga tak bergerak lagi.

Melihat korban terkapar mandi darah, tersangka langsung melarikan diri. Melihat kondisi korban yang kritis, oleh warga dilarikan ke UGD Puskesmas Desa Sungai Lebung untuk diminta pertolongan.

“Pada pukul 17.24 WIB, korban mengembuskan napas terakhir akibat banyak mengeluarkan darah,” katanya, Selasa, (6/4/2021).

Dari visum luar korban M Iqbal mengalami kuka tusuk pada leher sebelah kanan dengan lebar 1,5 sentimeter dengan kedalaman 4 sentimeter.

Dari pengakuan tersangka, sebelum pembunuhan sepeda motor korban M Iqbal sempat menyerempet kendaraan roda dua milik tersangka Nuzay. Akibat serempetan itu, antara korban dan pelaku sempat terjadi cekcok mulut.

Bahkan, korban M Iqbal sempat meninju wajah tersangka Nuzay. Pukulan yang dilayangkan korban ini memicu emosi pelaku memuncak.

“Tersangka yang darahnya sudah naik ke atas ubun-ubun langsung mengeluarkan senjata tajam dari balik pinggang dan langsung menusukkan ke beberapa bagian tubuh korban,” pungkasnya.

Editor: WW