BMKG: Musim Penghujan di Sumsel Berlangsung hingga Mei 2021

Sumseltimes.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Stasiun Klimatologi I Kenten memprediksi musim hujan di Sumsel masih terjadi sampai Mei 2021 mendatang. 

Pasalnya, dinamika atmosfer di sekitar wilayah Sumsel masih terjadi hujan tinggi sehingga masih berada pada masa puncak musim hujan.

“Untuk Maret ini perkiraan musim penghujan di Sumsel kemungkinan masih ada karena memang kondisinya mendukung. Karena pengaruh masih bertiupnya angin Munson Asia di Indonesia masih cukup kuat. Potensi uap airnya masih cukup banyak,” kata Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten I BMKG Palembang, Nandang Pangaribowo, Minggu (7/3/2021).

Nandang mengatakan Sumsel baru akan memasuki musim peralihan ke musim kemarau pada pertengahan April 2021. Angin Munson Asia masih cukup kuat di Indonesia sehingga potensi uap air di wilayah selatan equator termasuk Sumsel masih cukup banyak.

Selain itu, hal ini juga disebabkan di Aceh dan Riau berada di atas garis katulistiwa sehingga dalam satu tahun terjadi dua kali musim kemarau.

BMKG memprediksi meski prospek musim kemarau 2021 belum dirilis resmi, kondisi tahun ini akan kembali normal seperti 30 tahun terakhir. Yang tidak sekering kemarau 2019 dan sebasah musim hujan 2020.

“Kemarau Sumsel kami prediksi terjadi di Mei atau akhir Mei. Secara umum merata di wilayah Sumsel kemarau akan terjadi di Juni mulai dari selatan, tenggara, timur, tengah, dan barat,” pungkasnya.

Editor: WW